Uang 1 Rupiah Emisi Tahun 1968, Pecahan Terkecil Uang Seri Jenderal Sudirman, Uang cetakan pertama era Orba.

Uang 1 Rupiahh Emisi Tahun 1968 ini, adalah uang pertama yang diterbitkan oleh Bank Indonesia di masa Orde Baru. Yang akan kita bahas kali ini adalah pecahan terkecil Uang 1 Rupiah Seri Panglima Jenderal Sudirman. Dimana pecahan uang baru ini diterbitkan secara lengkap dari pecahan 1, 21/2, 5, 10, 25, 50, 100, 500, 1000, 5000 dan 10000 Rupiah.
Uang 1 Rupiah Emisi Tahun 1968

Dicetak pada Tahun 1968 di Pertjetakan Kebajoran, Jakarta. dan diedarkan secara resmi mulai Januari 1968. Sisi depan kiri bergambar Panglima Sudirman dan sebelah kanan Perisai Garuda Pancasila, dan ornamen Guilloche floral dibelakangnya. Sisi belakang uang bergambar seorang wanita berpakaian tradisional tengah mencungkil buah kelapa untuk untuk produk kopra, serta angka nominal 1 Rupiah didepan ornamen Guilloche yang indah.

Pengaman uang menggunakan nomor seri terdiri dari prefix 3 huruf dan 6 angka, tanpa benang pengaman namun memiliki watermark Garuda Pancasila yang terlhat secara jelas saat diterawang dengan cahaya.

Meski uang seri Panglima Jenderal Sudirman ini adalah uang cetakan pertama di masa Orde Baru, namun tidak serma merta menghapus uang Orde Lama yang masih beredar di kalangan masyarakat pada saat itu.
Uang 1 Rupiah Emisi Tahun 1968

Pencabutan dan penarikan dari peredaran pecahan Seri Sudirman dilakukan secara bertahap oleh Bank Indonesia. Pecahan kecil (Rp1 s.d. Rp25) ditarik lebih awal pada tahun 1970-an (misalnya pecahan Rp25 ditarik 1 September 1975). Pecahan besar (Rp1.000, Rp5.000, dan Rp10.000) ditarik resmi pada tanggal 1 September 1977 karena adanya pendesainan ulang akibat pemalsuan. Pecahan Rp100 dan Rp500 Emisi 1968 resmi dicabut berdasarkan keputusan Bank Indonesia pada 2 April 1988.
Share :
Latest
NextPost

Author:

0 Comments:

Rekomendasi